Sisfo Kampus OSS

Momok EPSBED

Posted on: Juni 11, 2007

Banyak perguruan tinggi yang merasa kesulitan dengan EPSBED (Evaluasi Program Studi Berbasis Evaluasi Diri, SK-034) yang dicanangkan oleh Dikti. Banyak sekali keluhan dari perguruan tinggi yang masuk ke Sisfo Kampus. Program EPSBED ini sebenarnya bagus terutama untuk memonitor kinerja perguruan tinggi. Yang jadi masalah adalah program dari Dikti yang diberikan kepada setiap perguruan tinggi itu tidak user friendly. Staf perguruan tinggi yang memasukkan data ke program ini selalu merasakan kesulitan karena selain antarmukanya yang sulit, juga karena harus memasukkan data secara manual padahal perguruan tinggi sudah memiliki sistem informasi akademik sendiri.

Masalah terbesar adalah karena program ini desainnya tidak user/programmer friendly. Coba saja buka buku petunjuk database-nya. Nama tabel dan field-nya sungguh-sungguh sulit dibaca dan dimengerti. Secara teknis saya melihatnya karena keterbatasan Foxpro dan DBase. Tetapi seharusnya programmernya tidak usah memberi nama serumit itu.

Terlepas dari keterbatasan program ini sesungguhnya niatnya sangat baik. Asal jangan diexploitasi atau dipolitisi guna memaksa perguruan tinggi menggunakan suatu sistem informasi manajemen perguruan tinggi dari sebuah vendor atau programmer saja. Tetapi tidak usah khawatir karena Sisfo Kampus telah memiliki modul export data ke format DIKTI sehingga data Sisfo Kampus bisa langsung dibuka oleh program EPSBED (SK-034).

9 Tanggapan to "Momok EPSBED"

[…] ditetapkan oleh pemerintah.Masalah yang sering sekali dihadapi adalah laporan ESBED yang menjadi momok bagi perguruan tinggi yang pernah tim sisfo temui. Bagaimana tidak, aplikasi DOS yang dikeluarkan […]

[…] ditetapkan oleh pemerintah.Masalah yang sering sekali dihadapi adalah laporan ESBED yang menjadi momok bagi perguruan tinggi yang pernah tim sisfo temui. Bagaimana tidak, aplikasi DOS yang dikeluarkan […]

[…] akademik, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, proses KHS, KRS, wisuda, dan penanganan masalah EPSBED. Hal yang menarik adalah keinginan dari manajemen untuk meningkatkan efisiensi dalam pelayanan […]

pada saat training bulan februari 2007, kok belum ada modul exportnya ya..???? atau memang tidak open source ya modul tersebut???? .kami sedang coba menerapkan apa yang kami dapatkan di training di kampus kami, namun agak sulit karena harus menyesuaikan sistem yang ada..tapi untuk modul export EPSBED …wah akan sangat membantu bangeth…

@Dear Widi (#4),

Pada saat training bulan Februari 2007 memang belum selesai programnya. Saat itu baru beberapa tabel yang bisa diexport sehingga belum dilaunching.

Salam.

@Dear Widi (#4),

Pada saat training bulan Februari 2007 memang belum selesai programnya. Saat itu baru beberapa tabel yang bisa diexport sehingga belum dilaunching.

Salam.

@ Dear Yuda (#7),

Terima kasih atas informasinya.

Salam.

mungkin programer dikti bisanya cuma foxpro, ga bisa yang lain.. haha program jadul

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: